Menu-Menu Kuliner Khas Palestina yang Wajib Anda Coba

Menu-Menu Kuliner Khas Palestina yang Wajib Anda Coba

Menu-Menu Kuliner Khas Palestina yang Wajib Anda Coba

Menu-menu Kuliner Khas Palestina yang Wajib Anda Coba

Jika berkunjung ke Palestina, jangan lupa untuk mencicipi menu-menu kuliner khas Palestina yang wajib Anda coba. Karena merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, para wisatawan muslim dapat menemukan berbagai menu halal bercita rasa menarik.

Secara umum, kebanyakan makanan tradisional dari Palestina memiliki kesamaan dengan masakan khas Timur Tengah sekitarnya. Meskipun demikian, berbagai menu tersebut juga dikenal memiliki keunikan serta ciri khas yang tidak dimiliki oleh kuliner daerah lainnya.

Ciri khas tersebut dapat dilihat dari metode memasak serta kecenderungan dalam memilih penggunaan bahan masakan tergantung pada tradisi, lokasi, serta iklim setempat. Misalnya, ada daerah dengan makanan khas berupa olahan beras, sedangkan daerah lain adalah roti.

Oleh karena itu, menu kuliner khas Palestina selalu menjadi daya tarik yang unik bagi para pengunjungnya. Jadi, apabila Sahabat Tour Aqsa berminat berkunjung ke wilayah ini, pastikan untuk mencicipi berbagai kuliner unik nan menarik tersebut.

10 Rekomendasi Menu-Menu Kuliner Khas Palestina yang Wajib Anda Coba

Jika dilihat sepintas, menu masakan Palestina memiliki kesamaan dengan kuliner khas Levant atau Syam. Adapun perbedaannya terletak pada penggunaan bumbu serta bahan masakan khas laut (seafood) yang lebih bervariasi, sebab daerah ini berada didekat pesisir pantai.

Selain itu, masyarakat setempat juga biasa mengonsumsi cabai, sehingga cita rasa makanannya cukup pedas. Apabila Sahabat Tour Aqsa tertarik untuk mencicipi, berikut adalah 10 rekomendasi makanan khas Palestina yang wajib dicoba apabila berkunjung ke area ini.

1. Makdous

Sebagai wilayah konflik, harga Tour Aqsa menuju Palestina memang cukup mahal, namun Sahabat Tour Aqsa masih bisa menikmati masakan lezat dengan harga terjangkau. Salah satunya adalah Makdous, kuliner berbahan dasar terong yang diawetkan dengan minyak.

Makdous dikenal sebagai salah satu makanan pokok khas area Timur Tengah yang secara tradisional berisi terong rebus dengan isian campuran aromatik. Meliputi paprika merah panggang, kenari, bawang putih, serta garam, lalu diawetkan dengan minyak zaitun.

2. Qidreh

Rekomendasi hidangan lezat nan khas selanjutnya yaitu Qidreh, makanan tradisional dari Hebron Palestina yang dibuat dari daging domba atau ayam. Daging tersebut dimasak dengan buncis serta nasi dalam kaldu yang telah dibumbui dengan rempah-rempah khas.

Rempah-rempah tersebut meliputi jintan, allspice (menyerupai merica), kajugaga, lada hitam, serta kunyit dan bahan lain seperti bawang bombay dan bawang putih. Adapun cara masaknya adalah menggunakan panci kuningan atau panci tembaga berat di dalam oven kayu.

3. Musakhan

Apabila tertarik berkunjung dengan paket dan biaya Tour Aqsa yang sesuai, jangan lupa untuk mencicipi Musakhan. Musakhan merupakan hidangan khas daerah ini yang terdiri atas ayam panggang serta bawang dengan tambahan kacang, lalu ditata di atas roti taboon.

Roti taboon tersebut sebelumnya telah dicelupkan ke minyak zaitun terlebih dahulu, dan harus diberi bumbu penting bernama sumac. Sumac merupakan sejenis bumbu yang ditambahkan ke bawang, serta dapat memberi cita rasa khas asam dari lemon.

4. Maqluba

Maqluba merupakan salah satu hidangan nasional negara ini yang juga bisa dijumpai pada negara Timur Tengah lain seperti Yordania, Irak, dan Suriah. Maqluba artinya membalik sebelum disajikan, sesuai dengan prinsip dasar dalam memasak hidangan satu ini.

Bahan-bahan di dalam Maqluba meliputi nasi, sayuran seperti wortel, kentang, tomat, kol, barang, serta bumbu dan rempah berupa kunyit juga sumac. Bisa juga ditambahkan daging, lalu dimasak dan disusun berlapis, kemudian direbus sampai cairannya habis lalu dibalik. Tour Aqsa

5. Sumaghiyyeh

Jika berkunjung dengan paket Tour Aqsa menuju Kota Gaza, cobalah sempat diri untuk mencicipi Sumaghiyyeh. Sumaghiyyeh merupakan hidangan asli setempat yang umum disiapkan saat hari libur, dan berasal dari rempah-rempah bernama sumac yang dihaluskan.

Kemudian, sumac tersebut dicampurkan dengan tahina, yaitu pasta dari biji wijen, air, serta tepung. Makanan ini biasa dihidangkan sebagai elemen campuran pada menu tumisan atau campuran seperti lobak, daging sapi, atau sebagai cocolan untuk roti pita.

6. Mujaddara

Berikutnya, ada Mujaddara yang merupakan hidangan mengenyangkan berbahan dasar nasi, kacang lentil, serta tumisan bawang. Menariknya, konon resep Mujaddara telah tercatat dalam sebuah buku tua yang sudah ditulis sejak tahun 1226.

Mujaddara bisa disajikan dengan daging maupun tanpa daging, dengan bumbu berupa jintan, mint, ketumbar, serta diberi taburan yogurt dan daun bawang. Khusus wilayah Palestina, nasi juga umumnya diganti dengan burghul atau bulgus, salah satu jenis makanan sereal gandum.

7. Falafel

Sebagian orang mungkin mengenal Falafel sebagai hidangan nasional khas Israel, namun kuliner satu ini juga ternyata diperkirakan berasal dari Lebanon, Mesir, atau Palestina. Secara umum, Falafel merupakan gorengan berbahan dasar kacang dengan campuran bumbu.

Bumbu tersebut biasanya meliputi peterseli, ketumbar, jintan, serta bawang. Di negara-negara Timur Tengah, Falafel biasa dinikmati bersama roti lapis pita atau lafa, dengan taburan sayuran segar ataupun acar serta lapisan pasta hummus atau saus lainnya.

8. Labneh

Dengan paket dan harga Tour Aqsa yang sesuai, Sahabat Tour Aqsa bisa berkunjung langsung ke Palestina untuk mencicipi Labneh, salah satu menu khas yang lembut. Pada dasarnya, Labneh merupakan yogurt tawar tradisional penuh lemak khas Timur Tengah dan sekitarnya.

Yogurt tersebut dicampur dengan garam, lalu didiamkan serta disaring selama 1-2 hati hingga yogurtnya terpisah dan menghasilkan produk berupa keju yang kental dan keras. Teksturnya bervariasi, namun rasanya relatif ringan dan cenderung sedikit asin.

9. Fesikh

Selain dikenal sebagai olahan ikan asin khas Mesir, Fesikh ternyata juga dikonsumsi secara luas oleh masyarakat Palestina. Pada dasarnya, Fesikh merupakan olahan dari ikan belanak yang diasinkan dan umumnya dikonsumsi oleh warga Palestina pada hari raya Idul Fitri.

Umumnya, Fesikh disajikan dengan potongan bawang bombay, irisan lemon segar, serta roti khas Timur Tengah. Sementara itu, proses pembuatan Fesikh diklaim harus dilakukan oleh ahlinya sebab jika tidak, ikan tersebut justru bisa menyebabkan keracunan saat dikonsumsi.

10. Baklava

Saat berkunjung menggunakan paket Tour Aqsa, pastikan juga untuk mencicipi Baklava. Baklava adalah dessert atau hidangan penutup gurih dan manis ala negara-negara di Timur Tengah yang menggunakan adonan berlapis lalu dimasak di atas hotplate.

Baklava disajikan bersama madu atau sirup sebagai perekat lapisannya sekaligus pemberi rasa renyah, lezat, dan manis dengan isian pistachio, almond, atau kenari. Jika Sahabat Tour Aqsa menyukai makanan manis, Baklava adalah pilihan hidangan yang sangat direkomendasikan.

Jika berminat menjelajahi kuliner unik nan lezat khas Palestina, Sahabat Tour Aqsa dapat bergabung dan mendaftarkan diri di paket perjalanan dari Tour Aqsa by Satutours. Kami menyediakan paket perjalanan terlengkap dan terbaik dengan pelayanan berkualitas.

Tidak perlu khawatir akan perjalanannya, sebab Sahabat Tour Aqsa akan didampingi oleh tour leader serta guide lokal berpengalaman. Biaya Tour Aqsa yang dicantumkan dijamin sesuai dengan penawaran fasilitas memuaskan, sehingga perjalanan dijamin pasti lebih berkesan. tour aqsa jordan mesir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *