Sejarah Masjidil Aqsa

Sejarah Masjidil Aqsa

Sejarah Masjidil Aqsa

Masjid Al - Aqsa (Yerussalam)

Sebagai salah satu destinasi wisata islami, sejarah Masjidil Aqsa menyimpan banyak keistimewaan bagi umat Islam. Hal ini karena Masjid Al-Aqsa dikenal sebagai masjid penting lainnya setelah Masjidil Haram di Mekkah serta Masjid Nabawi d Madinah,

Hal menarik dari tempat suci ini ialah bangunannya dianggap sebagai tempat suci bagi 3 kepercayaan sekaligus. 3 kepercayaan tersebut adalah agama samawi yang meliputi agama Islam, Nasrani atau Kristen, serta Yahudi.

Itulah sebabnya, area ini selalu ramai oleh pengunjung sebagai pilihan destinasi wisata religi bagi ketiga penganut agama tersebut. Khususnya bagi umat Islam, Masjid Al-Aqsa selalu dipenuhi oleh jamaah dari seluruh dunia yang ingin beribadah dan berziarah.

Asal-Usul dan Sejarah Masjidil Aqsa Menurut Islam

Secara bahasa, Masjid Al-Aqsa jika diartikan secara harfiah bermakna masjid terjauh. Selain itu, situs suci ini juga dikenal dengan beberapa sebutan lainnya seperti Baitulmaqdis (Bait Al-Mqdis), Bait Suci, atau Bukit Bait.

Karena itu, paket Tour Aqsa untuk mengunjungi situs bersejarah ini selalu ramai oleh umat Islam yang ingin menambah wawasannya. Sebab di balik keindahan arsitekturnya, tersimpan catatan sejarah islami yang selalu menarik untuk dikulik.

Nama masjid terjauh bersumber dari surah Al-Isra’ yang menceritakan tentang perjalanan Isra Mi’raj Rasulullah menuju surga dari Masjidil Haram Mekkah. Istilah terjauh tersebut diyakini diambil dari konteks artian terjauh dari Mekkah.

Sebelum masa Rasulullah, Baitulmaqdis disebut pertama kali dibangun oleh Nabi Yakub AS, lalu kemudian kembali direnovasi oleh putranya, Nabi Sulaiman. Kemudian, bangunan aslinya disebut sudah hancur dan rata dengan tanah akibat gempa besar di Jazirah Arab.

Tidak diketahui secara pasti kapan tempat suci ini pertama kali dibangun sebagai sebuah masjid untuk tempat ibadah umat muslim. Namun, diperkirakan pembangunannya dimulai pada masa awal pemerintahan Umayyah di wilayah Palestina.

Ada pula yang menyebutkan pendapat bahwa Umar bin Khattab adalah orang pertama yang mendirikan konstruksi segi empat primitif bangunannya di Al-Haram Asy-Syarif. Al-Haram Asy-Syarif (Bukit Bait Suci) sendiri adalah sebutan bagi kompleks bangunan masjid tersebut.

Keistimewaan Masjidil Aqsa Menurut Sejarah Islam

Keistimewaan Masjidil Aqsa Menurut Sejarah Islam
Keistimewaan Masjidil Aqsa Menurut Sejarah Islam

Salah satu keistimewaan Masjid Al-Awsa terletak pada detail arsitekturnya yang indah nan megah. Konstruksinya diketahui berbentuk persegi dengan luas area sekitarnya adalah 144.000 m2 serta daya tampung hingga 400.000 orang jamaah.

Selain dari segi arsitektur bangunan, keistimewaan lain yang membuat harga Tour Aqsa kerap menjadi pilihan wisatawan muslim ialah karena sejarahnya. Berdasarkan catatan sejarah Islam, berikut beberapa keistimewaan dari destinasi religi ini:

  1. Merupakan kiblat pertama umat muslim sebelum Allah SWT berfirman dan menurunkan perintah untuk mengganti arah kiblat ke Ka’bah di Mekkah.
  2. Adalah masjid kedua di dunia setelah Masjidil Haram dengan jarak pembangunan antar keduanya adalah 40 tahun.
  3. Merupakan tempat persinggahan Rasulullah SAW dalam perjalanan Isra Mi’raj menuju surga dengan mengendarai Buraq berangkat dari Masjidil Haram.
  4. Disebut sebagai tempat yang diberkahi oleh Allah SWT karena merupakan tempat diutusnya Nabi. Diberkahi yaitu dalam artian diberikan kesuburan tanah, bahan tambang, mata pencaharian, makanan pokok, hasil pertanian, tanaman, hingga sungainya.
  5. Karena sempat beberapa kali mengalami pergantian masa kepemimpinan, bangunannya telah mengalami beberapa kali perubahan. Sehingga, desain arsitekturnya memiliki perpaduan antara unsur tradisional dan sedikit sentuhan modern.

Berbagai Bangunan di Kompleks Masjidil Aqsa

Biaya Tour Aqsa umumnya telah mencakup perjalanan wisata religi ke wilayah di kompleks Masjid Al-Aqsa (Al-Haram Asy-Syarif) dan sekitarnya. Adapun berbagai bangunan yang terletak pada area ini yaitu sebagai berikut.

  1. Masjid Al-Qibli

Disebut juga sebagai Jami’ Al-Aqsha, adalah bangunan di bagian paling selatan dengan ciri khas kubah biru keabu-abuan. Masjid ini sempat diubah menjadi istana kerajaan bernama Kuil Sulaiman saat tentara Salib menduduki Yerusalem pada Perang Salib Pertama.

  1. Dome of the Rock (Kubah Shakhrah)

Dome of the Rock (kubah batu) merupakan sebuah bangunan persegi delapan berkubah emas di bagian tengah. Bangunan ini sempat diubah menjadi gereja dengan nama Bait/Kuil Tuhan selama berada di bawah kepemimpinan Kerajaan Kristen Kota Yerusalem.

Bangunan ini disebut kubah batu karena menaungi sebuah shakhrah (batu). Batu ini diyakini merupakan tempat Nabi Ibrahim (Abraham menurut kepercayaan Nasrani) mengorbankankan Ishak, putranya.

  1. Musala Al-Marwani

Meskipun disebut sebagai musala, tempat shalat ini merupakan tempat ibadah terluas di Baitulmaqdis, bahkan lebih luas dibanding Jami’ Al-Aqsha. Banyak peserta paket Tour Aqsa yang juga menyempatkan diri singgah beribadah di sini.

  1. Al-Mawazin

Al-Mawazin merupakan sebutan untuk 8 gerbang mandiri yang berdiri bebas di puncak tangga menuju Kubah Batu dan mengelilinginya. Setiap gerbang ini terdiri atas lengkungan terbuka yang terdiri atas dua hingga empat lengkungan.

  1. Air Mancur Qayt Bay dan Qasim Pasya

Air mancur Qayt Bay terletak pada bagian barat, 50 meter ari Kubah Batu. Sedangkan air mancur Qasim Pasya berada di pelataran barat Masjidil Aqsa dan difungsikan sebagai tempat minum dan wudu.

Selain kelima bangunan di atas, masih ada beberapa bangunan lainnya yang terdapat di area ini. Di antaranya seperti Kubah Kenaikan, Kubah Silsilah, Kubah Nabi, beberapa menara, hingga beberapa gerbang di berbagai sisi bangunannya.

Status Kepemilikan dan Keadaan Masjidil Aqsa Saat Ini

Dengan membayar harga Tour Aqsa yang sesuai, Sahabat Tour Aqsa dapat menikmati keindahan arsitektur dan mempelajari sejarahnya secara sekaligus. Dengan syarat, pengunjung harus masuk dari jalur Israel atau Yordania (Jordan).

Karena konflik perebutan wilayah antara Palestina dan Israel masih berlangsung, maka akses masuk menuju area Masjidil Aqsa juga cukup berbelit. Jika melewati Israel, pengunjung harus mendarat di Tel Aviv sebelum menunju ke Yerusalem.

Adapun jika masuk dari Yordania, pengunjung perlu menuju perbatasan antara Israel dan Yordania terlebih dahulu, kemudian melewati pos pemeriksaan Israel. Kabar baiknya, Israel dikatahui memberi visa kunjungan gratis untuk beberapa negara tertentu.

Terlepas dari konflik wilayahnya, Sahabat Tour Aqsa dapat berkunjung ke Baitulmaqdis dengan membayar biaya Tour Aqsa sesuai program pilihan dari TourAqsa.com. TourAqsa.com menyediakan paket perjalanan terlengkap dan terbaik untuk wisatawan.

Tak hanya itu, keberangkatannya juga dijamin selalu ada setiap bulan. Sahabat Tour Aqsa bahkan diberi kebebasan memilih sendiri paket tour dengan berbagai promo terbaik serta penawaran fasilitas yang memuaskan.

Bagi yang berminat menapaki jejak sejarah Islam di Masjidil Aqsa, biaya Tour Aqsa dari kami dijamin terjangkau dan lengkap. Terdapat tiket pulang pergi, akomodasi hotel bintang 4 atau 5, konsumsi, tour leader, penyertaan guide lokal, dan fasilitas-fasilitas lainnya.

Sahabat Tour Aqsa cukup mengeluarkan biaya sekitar 2295 USD (setara dengan Rp35,8 juta). Jangan lupa untuk membawa persiapan lainnya dan selalu berpakaian sopan, sebab baik pria maupun wanita disarankan untuk mengenakan pakaian tertutup.

Untuk berkonsultasi mengenai ketentuan pendaftaran, Sahabat Tour Aqsa dapat berkonsultasi bersama Tour Consultant kami. Dengan paket Tour Aqsa yang berkualitas, tour menuju Masjidil Aqsa menjadi lebih aman dan nyaman. Tour Aqsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *